Visi dan Misi

Visi dan Misi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
VISI

Tugas pokok dan fungsi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Toraja Utara Nomor 8 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah, maka sudah selayaknya mempunyai visi organisasi guna memberi inspirasi dan motivasi kerja yang tinggi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi, dan selanjutnya sebuah organisasi akan memperoleh gambaran yang jelas tentang arah dan tujuan organisasi.

Kebijakan yang akan ditempuh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara, khususnya dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan khususnya dibidang kebudayaan dan pariwisata harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan disesuaikan dengan program kerja yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Dengan memperhatikan berbagai kondisi dan potensi sumberdaya alam, sosial ekonomi dan budaya masyarakat, sumberdaya manusia yang tersedia serta perkembangan perekonomian daerah yang cenderung berfluktuasi dan memperhatikan perkembangan lingkungan, baik intern maupun ekstern, serta masukan dari berbagai pihak yang berkepentingan, maka tiba pada suatu kesimpulan, bahwa visi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara dirumuskan sebagai berikut :

"Menjadikan Kabupaten Toraja Utara Sebagai Daerah TujuanĀ Wisata Utama Yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan"

Pernyataan visi tersebut diatas bermakna :

1. Daerah Tujuan Wisata Utama, menjadi daerah tujuan wisata utama yang unggul dalam hal daya tariknya, baik alam ( wisata ekologi dan wisata petualangan ), budaya ( wisata heritage, wisata religi, wisata kuliner, dan wisata pedesaan ) serta keseharian masyarakatnya, dan wisata buatan (wisata MICE dan event, wisata olah raga, wisata kawasan khusus/ kawasan terpadu dan wisata minat khusus ),

2. Berdaya Saing, memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif dibandingkan daerah lainnya,

3. Berkelanjutan, pembangunan pariwisata harus memperhatikan keseimbangan lingkungan dan berkelanjutan, sehingga dapat membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Visi tersebut diatas memberikan arah kebijakan yang ditempuh dan mungkin bisa dicapai dalam kurun waktu tertentu. Visi tersebut juga memberikan gambaran, keinginan serta harapan dan sekaligus merupakan suatu kewajiban bagi segenap aparat yang ada dalam lingkup Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara untuk terus memberikan yang terbaik bagi pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan, khususnya dibidang kebudayaan dan pariwisata, dengan demikian tujuan untuk mensejahterakan masyarakat akan dengan cepat dapat terwujud.

MISI

Agar tujuan organisasi dapat terlaksana dengan baik sesuai visi yang telah ditetapkan, maka diperlukan misi yang harus diemban dan dilaksanakan oleh organisasi sesuai visi tersebut diatas. Adapun misi dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Misi Pertama, Pembangunan daya tarik kepariwisataan.

Misi ini mengandung makna perlunya meningkatkan kualitas obyek wisata daerah, membangun kawan wisata / ODTW unggulan daerah, membuat produk pariwisata daerah lebih variatif dan meningkatkan pengelolaan pariwisata alam dan budaya daerah.

2. Misi Kedua, Pembangunan sumberdaya manusia dan kelembagaan pariwisata.

Misi ini mengandung makna, perlunya meningkatkan kerjasama kelembagaan, antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan daerah.

3. Misi Ketiga, Pembangunan ekonomi pariwisata.

Misi ini mengadung makna, perlunya meningkatkan kegiatan promosi pariwisata daerah, serta membuka ruang yang seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi dan menanamkan modalnya dibidang pariwisata, sehingga terbuka lapangan kerja baru.

4. Misi Keempat, Pelestarian adat dan budaya.

Misi ini mengandung makna, perlunya untuk terus mengembangkan dan melestarikan adat dan budaya daerah, serta meningkatkan upaya pengembangan nilai budaya.

5. Misi Kelima, Pengembangan keragaman dan kekayaan budaya.

Misi ini mengandung makna, secara terus menerus dan berkesinambungan mengembangkan pengelolaan keragaman budaya yang ada, serta meningkatkan pengelolaan kekayaan budaya daerah.