Tujuan dan Sasaran

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
TUJUAN

Agar pelaksanaan misi dapat diimplementasikan dengan baik, maka maka terlebih dahulu perlu ditetapkan tujuan yang diinginkan. Tujuan merupakan bentuk penjabaran dari misi dan merupakan suatu yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini bersifat idealis dan mempunyai jangkauan yang ingin dicapai. Berdasarkan uraian diatas, maka telah ditetapkan tujuan yang ingin dicapai, sebagai berikut :

a. Mewujudkan destinasi wisata yang aman, nyaman, menarik, dan mensejahterakan masyarakat. b. Mengoptimalkan sumberdaya alam yang khas sebagai pendukung terciptanya pariwisata yang berwawasan lingkungan. c. Meningkatkan daya saing pariwisata daerah ditingkat nasional dan internasional melalui perencanaan dan pengelolaan pariwisata alam dan budaya yang berkelanjutan. d. Meningkatkan peran serta masyarakat, baik sebagai obyek maupun subyek dalam pembangunan kepariwisataan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. e. Meningkatkan kemandirian masyarakat, bertanggung jawab dan berdaya saing untuk mendukung tercapainya pariwisata sebagai destinasi pariwisata unggulan. f. Melestarikan dan melindungi adat dan budaya masyarakat sebagai jati diri daerah. g. Mengembangkan kekayaan dan kebudayaan serta merevitalisasi budaya sebagai karakteristik dan entitas daerah.

SASARAN

Penjelasan dari tujuan yang akan dicapai secara nyata dalam kurun waktu tertentu adalah merupakan sasaran. Sasaran juga merupakan bagian integrasi dalam proses perencanaan strategis Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Obyek utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumberdaya yang bersifat spesifik, dapat dinilai, diukur dan menantang, namun dapat dicapai dengan berorientasi pada hasil dan dilakukan secara bertahap, sasaran-sasaran yang akan dicapai tersebut adalah sebagai berikut :

a. Meningkatnya kualitas obyek wisata daerah. b. Terbentuknya kawasan wisata / ODTW unggulan daerah. c. Semakin bervariasinya produk pariwisata daerah. d. Meningkatnya kualitas sumberdaya alam sebagai salah satu destinasi unggulan daerah. e. Meningkatnya pengelolaan pariwisata alam dan budaya daerah. f. Meningkatnya kegiatan promosi pariwisata daerah. g. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan daerah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. h. Terjalinnya kerjasama kelembagaan antara pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan daerah. i. Terbukanya peluang investasi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dalam kegiatan pariwisata. j. Meningkatnya kualitas sumberdaya dan kemandirian pengelola dan pelaku wisata daerah dalam menciptakan pariwisata sebagai destinasi pariwisata unggulan. k. Semakin berkembang dan lestarinya adat dan budaya daerah. l. Meningkatnya pengembangan nilai budaya. m. Berkembangnya pengelolaan keragaman budaya. n. Meningkatnya pengelolaan kekayaan budaya.